Pesan Damai Dari Tokoh Masyarakat Dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Luwu Timur yang ke-23

NARASI POLITIK – LUU TIMUR, Dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Luwu Timur yang ke-23, tokoh masyarakat menyampaikan seruan moral dan himbauan kepada seluruh masyarakat agar menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Luwu Timur.

Bertempat di kediaman pribadi di Kec. Malili, Sahar menyatakan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam menjaga kedamaian serta mendorong masyarakat adat agar tidak terlibat dalam konflik maupun tindakan-tindakan yang mengganggu stabilitas daerah, terlebih dalam momentum Hari Jadi Kab. Luwu Timur.

Dalam pernyataannya, Sahar menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan dan tidak terpancing oleh isu-isu provokatif yang berasal dari luar wilayah Luwu Timur, khususnya beberapa waktu terakhir kerap diwarnai dengan dinamika sosial dan dinamika politik yang cukup sensitif. Ia menyampaikan bahwa menjaga ketenangan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh agama dan pemuda.

“Saya Sahar, selaku Tokoh Masyarakat Kab. Luwu Timur menghimbau kepada seluruh masyarakat Luwu Timur agar tetap menjaga kamtibmas. Kita jangan mudah terprovokasi oleh kejadian-kejadian yang terjadi di media sosial karena dapat merugikan diri kita sendiri. Untuk itu saya berharap kita bersama-sama menjaga kamtibmas di Kabupaten Luwu Timur,” ungkapnya.

Melalui himbauan ini juga berharap agar seluruh masyarakat ikut berperan aktif dalam menyampaikan pesan yang sama kepada baik keluarga, teman maupun tetangganya. Menurutnya, kekuatan masyarakat dalam menjaga harmoni sosial sangat penting, terutama di tengah kondisi yang masih rawan akan penyebaran informasi palsu (hoaks), provokasi, dan ajakan kekerasan yang beredar di media sosial maupun dari pihak-pihak luar yang tidak bertanggung jawab.

Himbauan ini menjadi salah satu upaya preventif berbasis kearifan lokal untuk menciptakan suasana kondusif. Kehadiran dan peran tokoh masyarakat seperti Bapak Sahar mencerminkan bahwa stabilitas keamanan tidak hanya bergantung pada pendekatan struktural, namun juga membutuhkan dukungan moral dan komitmen kolektif dari seluruh elemen masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top